Hindari Tidur dengan

SALAH seorang ilmuwan biologi, Joan Roberts, menemukan bahwa ketika hewan percobaannya diberi cahaya buatan pada malam hari, maka hormon melatoninnya menurun dan menyebabkan sistem kekebalan tubuhnya pun melemah. Tak hanya cahaya lampu, cahaya televisi pun menyebabkan turunnya produksi kadar melatonin.
Melatonin adalah hormon yang diproduksi oleh kelenjar pineal yang terletak pada salah satu bagian otak manusia. Fungsi hormon ini adalah mengatur hormon-hormon lainnya serta memelihara sistem pemeliharaan waktu biologis tubuh yang berperan sangat penting dalam menentukan waktu tidur dan kapan waktu bangun tidur.
Adanya hormon melatonin ini di dalam tubuh sangat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, mempengaruhi kinerja organ-organ reproduksi, kesehatan psikologis, dan proses penuaan tubuh.

Hormon melatonin memang sangat peka terhadap ransangan cahaya. Saat malam tiba, reseptor melatonin diaktifkan, akibatnya organ-organ akan berkurang dan bersiap-siap istirahat. Karena itulah, pada malam hari rasa kantuk datang. dan menjelang pagi hari, produksi melatonin berangsur-angsur menurun, yang menyebabkan rasa kantuk hilang.
Melatonin telah terbukti dapat mencegah kerusakan DNA akibat ulah zat-zat karsigonik penyebab kanker dengan memberhentikan mekanisme pemberhentiannya.